JAKARTA | insetgalusnews.com | Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis informasi cuaca terbaru untuk berbagai wilayah di Indonesia, Senin 2 Februari 2026. BMKG memantau bibit siklon tropis 98P yang saat ini berada di daratan Australia bagian utara.
Bibit siklon tersebut tercatat memiliki kecepatan angin maksimum 15 knot dengan tekanan udara minimum 1.000 hPa, dan bergerak ke arah barat. Dalam 24 jam ke depan, sistem ini diperkirakan mengalami peningkatan intensitas secara perlahan dengan kecepatan angin mencapai 25 hingga 30 knot. Meski demikian, peluang berkembang menjadi siklon tropis dalam 24–48 jam ke depan masih tergolong rendah.
BMKG menjelaskan, bibit siklon 98P membentuk konfluensi dan konvergensi angin di sejumlah wilayah, meliputi Samudra Hindia selatan Indonesia, Pulau Timor, Laut Arafura, dan Maluku Tenggara. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan pertumbuhan awan hujan di wilayah-wilayah terkait.
Selain itu, sirkulasi siklonik juga terdeteksi di Samudra Hindia barat Sumatera Utara, barat daya Banten, serta Samudra Pasifik utara Papua Nugini. Sistem ini menyebabkan perlambatan dan pertemuan angin di beberapa daerah, seperti Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Papua, dan sekitarnya.
Kombinasi berbagai fenomena atmosfer tersebut meningkatkan potensi hujan lebat hingga sangat lebat di sejumlah wilayah Indonesia, antara lain Aceh, Sumatera Utara, Bengkulu, Sumatera Selatan, Lampung, Kepulauan Bangka Belitung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara Barat.
Untuk wilayah barat Indonesia, potensi hujan disertai petir diperkirakan terjadi di Palembang, Tanjung Selor, dan Banjarmasin. Sementara itu, hujan dengan intensitas sedang berpeluang turun di Jambi, Bengkulu, Semarang, Yogyakarta, dan Surabaya. Adapun hujan ringan diprakirakan terjadi di Medan, Pekanbaru, Padang, dan Jakarta, sedangkan Banda Aceh diprediksi mengalami kondisi berawan tebal.
Di wilayah Indonesia bagian timur, BMKG memprakirakan hujan petir berpotensi terjadi di Kendari dan Merauke. Hujan ringan diperkirakan turun di Denpasar, Makassar, dan Mataram, sementara kondisi berawan hingga berawan tebal diprakirakan terjadi di Manado, Ternate, Ambon, dan Jayapura. Selain itu, udara kabur terpantau di Palu.
BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem, khususnya di wilayah rawan banjir dan tanah longsor, serta secara rutin memperbarui informasi cuaca melalui website dan media sosial resmi BMKG.
Redaksi | insetgalusnews


































