Skandal Importasi di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang

INSET GALUS NEWS

- Redaksi

Jumat, 6 Februari 2026 - 05:00 WIB

50552 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo |doc|cut|google|

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo |doc|cut|google|

GAYO LUES | insetgalusnews.com | Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan 17 orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang digelar di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), Kementerian Keuangan.

Salah satu pihak yang turut diamankan dalam OTT tersebut adalah Rizal, mantan Direktur Penindakan dan Penyidikan DJBC. Saat ini, Rizal menjabat sebagai Kepala Kantor Wilayah DJBC Sumatera Bagian Barat, setelah dilantik oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa pada 28 Januari 2026.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menjelaskan OTT tersebut berkaitan dengan dugaan korupsi dalam pengurusan importasi barang di lingkungan Bea dan Cukai.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dalam lanjutan peristiwa tertangkap tangan terkait pengurusan importasi barang di Bea Cukai, tim telah mengamankan sejumlah 17 orang,” ujar Budi Prasetyo kepada wartawan di Jakarta, Kamis (5/2/2026), seperti dikutip dari Antara.

Budi merinci, dari total 17 orang yang diamankan, 12 orang merupakan pegawai DJBC Kementerian Keuangan, sedangkan lima orang lainnya berasal dari pihak swasta. Pihak swasta tersebut diketahui berasal dari PT BR, yang berdasarkan informasi yang dihimpun merujuk pada PT Blueray Cargo.

Selain mengamankan para pihak, KPK juga menyita sejumlah barang bukti berupa uang tunai dalam berbagai mata uang. Uang yang disita terdiri atas rupiah, dolar Amerika Serikat, dolar Singapura, dan yen Jepang.

OTT di lingkungan Bea dan Cukai ini menambah daftar operasi tangkap tangan yang dilakukan KPK sepanjang tahun 2026. Hingga awal Februari, OTT tersebut tercatat sebagai OTT kelima yang digelar KPK sejak awal tahun, sekaligus OTT ketiga yang menyasar lingkungan Kementerian Keuangan.

Sebelumnya, KPK mengawali tahun 2026 dengan OTT pada 9–10 Januari 2026 yang mengamankan delapan orang. Pada 11 Januari 2026, KPK mengungkap OTT tersebut berkaitan dengan dugaan suap dalam pemeriksaan pajak di KPP Madya Jakarta Utara.

Dalam kasus tersebut, KPK menetapkan lima orang sebagai tersangka, yakni Kepala KPP Madya Jakarta Utara Dwi Budi, Kepala Seksi Pengawas dan Konsultasi Agus Syaifudin, Tim Penilai Askob Bahtiar, konsultan pajak Abdul Kadim Sahbudin, serta staf PT Wanatiara Persada, Edy Yulianto.

Selanjutnya, pada 4 Februari 2026, KPK kembali melakukan OTT dengan mengamankan Mulyono, Kepala KPP Madya Banjarmasin, Kalimantan Selatan. OTT tersebut berkaitan dengan dugaan tindak pidana korupsi dalam proses restitusi Pajak Pertambahan Nilai (PPN) di sektor perkebunan.

Redaksi | insetgalusnews

Berita Terkait

Kejagung Tetapkan Ketua Yayasan IFSR sebagai Tersangka Baru Kasus Dugaan Korupsi Program MBG
Investor China Keluhkan Regulasi dan Birokrasi, Apindo Desak Pemerintah Benahi Kepastian Usaha
Ketua DPRK Gayo Lues Raih Penghargaan Internasional di Bali
Empat Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS
Presiden Prabowo Terima Delegasi Pakistan, Perkuat Kemitraan Strategis
Presiden Tegaskan Dukungan Palestina, Bahas Pengiriman Pasukan Perdamaian dengan Ormas Islam
Gencatan Senjata Dilanggar, Indonesia Kecam Serangan Israel ke Gaza
BMKG; Bibit Siklon 98P Pengaruhi Cuaca, Sejumlah Wilayah Indonesia Berpotensi Hujan Lebat

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 00:20 WIB

Akses Rusak, Kegiatan Belajar Siswa SMPN Satu Atap Kendawi Dipindahkan ke Meunasah

Sabtu, 25 Juli 2026 - 15:03 WIB

Terungkap! Oknum ASN yang Ditangkap dalam Kasus Sabu di Gayo Lues Ternyata Bukan Pegawai Pemkab

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:39 WIB

ASN di Gayo Lues Ditangkap dalam Kasus Dugaan Peredaran Sabu, Polisi Sita Dua Paket Narkotika

Rabu, 22 Juli 2026 - 11:34 WIB

Gempa M5,6 Guncang Gayo Lues, Terbesar di Indonesia dalam Sepekan

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:21 WIB

BNNK Gayo Lues; 4,15 Juta Warga Indonesia Terjerat Narkoba, Instansi Diminta Perkuat Benteng Pencegahan

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:53 WIB

BNNK Gayo Lues dan Starbucks FSC Monitoring Program Kopi, 160 Petani Binaan Kelola 104 Hektare Lahan

Kamis, 16 Juli 2026 - 10:03 WIB

Kelangkaan BBM Kian Mengkhawatirkan, Aktivitas Warga Lumpuh, Sejumlah Siswa Tak Bisa Bersekolah

Senin, 13 Juli 2026 - 12:07 WIB

Temu Ramah MPLS, Kacabdin Galus Dorong Gerakan Bersama Bentuk Generasi Berkarakter

Berita Terbaru

error: Maaf, konten ini dilindungi. silakan hubungi redaksi jika membutuhkan kutipan