JAKARTA | insetgalusnews.com | Banjir dan tanah longsor melanda tiga provinsi di Pulau Sumatra, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, pada penghujung November 2025. Bencana tersebut menimbulkan korban jiwa dan kerusakan infrastruktur dalam jumlah besar.
Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga Senin (22/12/2025) pukul 08.00 WIB, jumlah korban meninggal dunia tercatat sebanyak 1.090 orang. Sementara itu, 186 orang masih dinyatakan hilang dan sekitar 7.000 orang mengalami luka-luka.
Di Provinsi Aceh, BNPB mencatat 472 orang meninggal dunia dan 32 orang hilang. Di Sumatera Utara, jumlah korban meninggal mencapai 370 orang dengan 72 orang dilaporkan hilang. Adapun di Sumatera Barat, korban meninggal tercatat sebanyak 248 orang dan 82 orang masih dalam pencarian.
Selain korban jiwa, bencana tersebut juga menyebabkan kerusakan pada 147.236 unit rumah. Kerusakan turut terjadi pada 1.600 fasilitas umum, yang meliputi 967 fasilitas pendidikan, 434 rumah ibadah, 145 jembatan, 290 gedung perkantoran, serta 219 fasilitas kesehatan.
BNPB menyatakan proses tanggap darurat, pencarian korban hilang, serta pendataan kerusakan masih terus dilakukan bersama pemerintah daerah dan unsur terkait di wilayah terdampak.
Redaksi | BNPB


































