Logika | Moral | Estetika “Pilar yang Sering Direduksi”

INSET GALUS NEWS

- Redaksi

Rabu, 3 September 2025 - 19:31 WIB

50419 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Logika Dibatalkan oleh Masuk Akal atau Tidak Masuk Akal

Moral Dibatalkan oleh Perbuatan Baik dan Buruk

Estetika Dibatalkan oleh Bagus atau Tidaknya Sesuatu (Rocky Gerung)

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

TAJUK RENCANA | insetgalusnews.com | Kehidupan manusia sesungguhnya dibangun di atas tiga pilar utama “logika, moral, dan estetika”. Ketiganya menjadi penyangga bagi “nalar, hati, dan rasa”. Namun, di tengah derasnya arus opini instan dan budaya serba cepat, tiga serangkai ini kerap tereduksi hingga kehilangan makna terdalamnya.

Logika, yang mestinya menjadi ruang pengasahan daya pikir, sering dipersempit menjadi sekadar kategori masuk akal atau tidak masuk akal. Padahal, akal sehat bukanlah stempel ya atau tidak, melainkan ruang dialog panjang yang menuntut data, fakta, dan analisis yang jernih.

Moral, yang idealnya berakar pada nilai luhur dan suara nurani, kini sering dikecilkan menjadi sekadar ukuran baik atau buruk, yang sayangnya amat relatif. Akibatnya, moral kehilangan pijakan kokoh, tergantikan oleh selera mayoritas, atau bahkan suara paling keras yang mendominasi ruang publik.

Estetika, yang seharusnya menumbuhkan kepekaan rasa dan apresiasi, turut digeser menjadi penilaian dangkal “bagus atau tidak bagus”. Akhirnya, seni, lingkungan, bahkan wajah sosial kita, hanya dipandang dari permukaan, tanpa pernah diselami makna dan kedalaman yang terkandung di dalamnya.

Bahaya muncul ketika logika, moral, dan estetika hanya dibaca melalui tafsir yang dangkal. Ruang publik berubah menjadi arena penghakiman instan, bukan lagi wadah perjumpaan gagasan. Demokrasi pun kehilangan ruh deliberasi, sementara manusia berhenti bertumbuh menjadi pribadi yang arif dan bijak.

Tugas kita bersama adalah mengembalikan martabat tiga pilar ini. Logika harus dirawat dengan nalar terbuka, moral dipelihara dengan keberanian nurani, dan estetika dihormati sebagai cermin keindahan hidup. Tanpa itu, kita hanya akan hidup dalam dunia serba instan “menghakimi tanpa memahami, menilai tanpa menghayati”.


Redaksi | insetgalusnews | Tajuk rencana ini adalah pandangan resmi redaksi Insetgalusnews, ditulis dengan menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers.

Berita Terkait

Jembatan Darurat Pintu Rime-Pining. Menutup Kekosongan Kebijakan Pasca Bencana. Siapa Yang Berperan?
Kriminal Ramai, Akhlak Sepi
Huntara dan Tanggung Jawab Pelaksana yang Tak Boleh Samar
Ganja Dibasmi, Kemiskinan Dibiarkan? Setelah Dibakar, Lalu Mau Diapain?  
Bencana Hidrometeorologi Aceh-Pengingat Bagi Kamu Aku dan Dia
Bencana Hidro! Alam Berdzikir dan Amanah Diuji
Cermin Retak Perbaikan Jalan Blangkejeren-Kutacane, Negara Diuji di Pegunungan Gayo Lues
Sodara Dari Abdya, Ia Ada Bersama Kita

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 09:36 WIB

Bupati-Wabup Tegaskan Disiplin ASN, Plt Sekda; Kepala SKPK Wajib Awasi dan Evaluasi

Kamis, 26 Maret 2026 - 18:42 WIB

Ketua HWK Apresiasi Kinerja Polres Galus, Soroti Pentingnya Perlindungan Perempuan

Senin, 23 Maret 2026 - 18:04 WIB

Polres Gayo Lues Targetkan Ungkap Kasus Pembunuhan 2×24 Jam

Selasa, 17 Maret 2026 - 19:43 WIB

Pererat Silaturahmi Pengurus, DPD II Partai Golkar Gayo Lues Gelar Buka Puasa Bersama

Rabu, 25 Februari 2026 - 12:46 WIB

Warga Temukan Jasad Membusuk di Sangir, Polisi Lakukan Penyelidikan

Selasa, 24 Februari 2026 - 15:14 WIB

Vendor Sebut Pembangunan Huntara di Pungke Jaya Di Hentikan Tanpa Penjelasan

Senin, 23 Februari 2026 - 20:01 WIB

Mantan Calon Bupati Terlibat, Polres Galus Bongkar Jaringan Ganja Yang Dikendalikan Dari LP

Minggu, 15 Februari 2026 - 21:01 WIB

Progres Pembangunan Huntara Capai 50 Persen, Sejumlah Lokasi Ditarget Rampung Sebelum Ramadhan

Berita Terbaru

Jakaria SHut Praktisi Petani Kopi yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Perumahan & Permukiman Kabupaten Gayo Lues

GAYO LUES

Jakaria S Hut; Tanaman Kopi Dorong Pertumbuhan Ekonomi Warga

Kamis, 23 Apr 2026 - 21:22 WIB

error: Maaf, konten ini dilindungi. silakan hubungi redaksi jika membutuhkan kutipan