GAYO LUES | insetgalusnews.com | Di tengah kelangkaan BBM dan tingginya harga di tingkat pengecer yang mencapai Rp35.000-Rp40.000 per liter akibat bencana hidrometeorologi yang merusak infrastruktur Kabupaten Gayo Lues, Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Terangun langsung diserbu warga saat pasokan BBM tiba.
Informasi yang diterima redaksi, Selasa (9/12) menyebutkan, SPBU Terangun menerima pasokan solar dan pertalite masing-masing sebanyak 3 ton. Kedatangan BBM tersebut membuat warga dari berbagai kecamatan, termasuk dari Blangkejeren, rela datang dan mengantre demi mendapatkan jatah BBM.
Sebelumnya, melalui jalur Abdya, telah masuk pasokan BBM berupa 16 ton pertalite dan 8 ton pertamax untuk wilayah Gayo Lues. Kondisi pasokan ini menjadi harapan masyarakat di tengah terbatasnya distribusi BBM pasca bencana.
Berita ini disiarkan melalui perangkat satelit.
Redaksi | insetgalusnews.com


































