PATI ! Akankah Menjadi Beta Test Revolusi? Atau Hanya “Trial Version”

INSET GALUS NEWS

- Redaksi

Selasa, 19 Agustus 2025 - 21:07 WIB

501,137 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TAJUK RENCANA | insetgalusnews.com | Kabupaten Pati mendadak jadi trending, bukan karena festival kuliner, tapi karena ribuan warganya turun ke jalan. Euforia massa bak konser besar, hanya saja yang mereka nyanyikan bukan lagu cinta, melainkan nyanyian “turunkan bupati.”

Sementara itu, di Jakarta, wakil rakyat kita tampak seperti HP jadul “masuk mode silent”. Tidak ada bunyi, tidak ada getar. Hanya gelisah menatap layar, khawatir bila demo di Pati menjadi template gratisan yang bisa diunduh bebas oleh rakyat, alias khawatir muncul Pati Pati yang lain.

Sejatinya, rakyat hanya meminta satu hal sederhana, “pemimpin yang amanah”. Tapi begitu janji kampanye berubah jadi janji cicilan, maka jangan heran bila rakyat mencari tombol uninstall.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lucunya, sebagian pejabat selalu panik bila rakyat bersatu. Padahal rakyat tidak pernah panik meski harga naik, makan beras SPHP, listrik byar-pet, atau jalan berlubang seperti wajah dicubit. Rakyat tetap sabar, sampai akhirnya kesabaran itu meledak jadi orasi.

Pertanyaan nakal pun muncul, apakah Pati akan menjadi beta test revolusi rakyat melawan pejabat dzalim? Ataukah cuma “trial version” yang segera expired tanpa hasil?

Yang jelas, rakyat hari ini sudah menemukan loudspeaker mereka, “turun ke jalan, suara lantang, dan sulit di-mute”.


Catatan Redaksi: Tulisan ini adalah tajuk bergaya satir.  Segala perumpamaan dan humor yang digunakan dimaksudkan sebagai kritik sosial dan refleksi demokrasi, bukan ajakan turun ke jalan atau tuduhan personal. Redaksi menegaskan satire ini berada dalam koridor Kode Etik Jurnalistik dan kebebasan berpendapat.

Berita Terkait

ANEKDOT Tiga Sekawan Dan Mukjizat Tanaman Kopi
Dia Tu Lagi Lucu Lucunya…. Jaman Dulu; Kerja-Baru Prestasi-Jaman Digital; Penghargaan Dulu-Kerja Nanti
Negeri dalam Mode “Siap, Pak!” Kalau Semua Bilang “Siap”, Siapa yang Bilang Salah?
Kopi Sudah Mau Go International, GERETEK Masih Cari Sinyal
Jembatan Darurat Pintu Rime-Pining. Menutup Kekosongan Kebijakan Pasca Bencana. Siapa Yang Berperan?
Kriminal Ramai, Akhlak Sepi
Huntara dan Tanggung Jawab Pelaksana yang Tak Boleh Samar
Ganja Dibasmi, Kemiskinan Dibiarkan? Setelah Dibakar, Lalu Mau Diapain?  

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 15:58 WIB

AML Nilai MBG Lebih Tepat Dikelola Melalui Dapur SPPG

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:49 WIB

Kebakaran Hanguskan 11 Rumah di Kampung Lokop Baru Gayo Lues

Senin, 24 Agustus 2026 - 23:50 WIB

Dari Gayo Lues ke Jakarta, Bupati Suhaidi Perjuangkan 7 Jembatan dan Jalan Lesten

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:45 WIB

Tegang di Dukuh Atas, 1.814 Mahasiswa Suarakan Delapan Tuntutan kepada Pemerintah

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:36 WIB

Muhammadiyah Gayo Lues Galang Dana untuk Korban Kebakaran di Jagong Jeget

Minggu, 26 Juli 2026 - 21:16 WIB

Satu Tewas dalam Bentrokan Antar Kelompok di Menteng, Delapan Orang Diamankan Polisi

Sabtu, 25 Juli 2026 - 18:52 WIB

Jelang Kongres II PNA, Irwandi Yusuf Nyatakan Siap Pimpin Kembali Partai

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:05 WIB

Di Balik Konten yang Menuai Kecaman, Ada Penyesalan; Dea Arranoya Memilih Meminta Maaf ke Publik

Berita Terbaru

error: Maaf, konten ini dilindungi. silakan hubungi redaksi jika membutuhkan kutipan