Presiden Prabowo Hadiri Hari Pertama KTT BRICS 2025, Tandai Keikutsertaan Perdana Indonesia sebagai Anggota Penuh

INSET GALUS NEWS

- Redaksi

Selasa, 8 Juli 2025 - 01:56 WIB

50704 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Photo | doc | setneg

Photo | doc | setneg

Insetgalusnews.com | Rio de Janeiro | Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menghadiri hari pertama Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS 2025 yang berlangsung di Rio de Janeiro, Brasil, Minggu (6/7/2025).

Dilansir dari siaran pers Sekretariat Presiden. Kehadiran Presiden Prabowo mencatat sejarah baru, menandai untuk pertama kalinya Indonesia berpartisipasi sebagai anggota penuh dalam forum BRICS.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyatakan bahwa keanggotaan Indonesia di BRICS merupakan inisiatif langsung Presiden Prabowo pada tahun pertamanya menjabat sebagai Kepala Negara. Usulan tersebut, kata Teddy, disambut baik oleh seluruh anggota BRICS dan Indonesia secara cepat diterima sebagai anggota ke-11.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Masuknya Indonesia dalam keanggotaan BRICS merupakan inisiasi langsung dari Presiden Prabowo dan disambut baik oleh seluruh anggota. Indonesia pun diterima dengan cepat menjadi anggota ke-11 BRICS,” ujar Seskab Teddy dalam keterangan tertulis.

Dengan bergabungnya Indonesia, BRICS kini beranggotakan Brasil, Rusia, India, Tiongkok, Afrika Selatan, Arab Saudi, Mesir, Uni Emirat Arab, Etiopia, Iran, dan Indonesia. Forum ini kini mewakili sekitar 50 persen populasi dunia dan 35 persen Produk Domestik Bruto (GDP) global.

Presiden Prabowo, lanjut Teddy, memandang keikutsertaan Indonesia dalam BRICS sebagai langkah strategis untuk memperkuat posisi Indonesia dalam percaturan global. Ia juga menekankan pentingnya kerja sama antarnegara melalui forum multilateral untuk mewujudkan stabilitas dan kemakmuran dunia.

“Presiden Prabowo optimistis, keikutsertaan Indonesia dalam BRICS akan memperkuat posisi Indonesia di kancah global,” tegas Seskab Teddy.

Teddy menambahkan, prinsip yang selama ini menjadi pijakan Presiden Prabowo dalam hubungan internasional kembali ditegaskan dalam forum tersebut, yaitu pentingnya memperluas jaringan persahabatan dan kerja sama strategis antarbangsa.

“Bergabungnya Indonesia dalam keanggotaan BRICS ini merupakan perwujudan prinsip Presiden bahwa seribu kawan terlalu sedikit, satu lawan terlalu banyak,” ujarnya.

Redaksi |BPMI Setpres

Berita Terkait

Purbaya Dicopot, Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menteri Keuangan
Kejagung Tetapkan Ketua Yayasan IFSR sebagai Tersangka Baru Kasus Dugaan Korupsi Program MBG
Investor China Keluhkan Regulasi dan Birokrasi, Apindo Desak Pemerintah Benahi Kepastian Usaha
Ketua DPRK Gayo Lues Raih Penghargaan Internasional di Bali
Empat Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS
Presiden Prabowo Terima Delegasi Pakistan, Perkuat Kemitraan Strategis
Skandal Importasi di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang
Presiden Tegaskan Dukungan Palestina, Bahas Pengiriman Pasukan Perdamaian dengan Ormas Islam

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 12:37 WIB

Lagi, Polisi Amankan Dua Pria dan Sita 1,65 Gram Sabu di Kampung Jawa

Senin, 14 September 2026 - 14:30 WIB

Sungai Tripe Meluap, Dua Akses Penghubung Kecamatan di Gayo Lues Tak Bisa Dilintasi

Minggu, 13 September 2026 - 16:38 WIB

Satresnarkoba Polres Gayo Lues Amankan Pria, Sabu 1,28 Gram Disita

Rabu, 9 September 2026 - 11:10 WIB

Delapan Titik Longsor Puteri Betung Lumpuhkan Jalan Kutacane-Blangkejeren

Rabu, 9 September 2026 - 08:30 WIB

Kebakaran Dini Hari di Kutepanyang, 17 Rusak Berat, 3 Rusak Ringan

Jumat, 4 September 2026 - 20:12 WIB

Komisi I Apresiasi Polres Ungkap Peredaran Sabu. Ia Dorong Polisi Kejar Pemasok

Jumat, 4 September 2026 - 17:54 WIB

Polisi Tangkap Pria di Gele, Sabu 0,64 Gram Jadi Barang Bukti

Rabu, 2 September 2026 - 10:50 WIB

Aceh Masuk Kategori Siaga BMKG, Hujan Lebat dan Angin Kencang Mengintai

Berita Terbaru

error: Maaf, konten ini dilindungi. silakan hubungi redaksi jika membutuhkan kutipan