Solidaritas Rimpang! Dari Bawah, Menyebar, dan Tak Mudah Dipatahkan

INSET GALUS NEWS

- Redaksi

Senin, 1 September 2025 - 07:59 WIB

50329 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Elite boleh berdebat di kursi empuk, tapi rakyat punya cara lain; solidaritas rimpang. Ia tidak butuh gedung megah atau panggung istana, cukup dari warung kopi, sawah, dan lorong-lorong desa, ia tumbuh, menyebar, dan menggedor dinding kekuasaan yang pongah

TAJUK RENCANA | Insetgalusnews.com | Di tengah krisis kepercayaan terhadap elite, rakyat sering dipaksa bertanya, dari mana kekuatan sejati itu tumbuh? Jawabannya mungkin sederhana, tetapi kuat; dari bawah, dari akar yang saling terhubung, dari rimpang.

Seperti batang bawah tanah yang menyimpan cadangan makanan dan memunculkan tunas baru, solidaritas rakyat bekerja dengan cara yang sama. Ia tidak bertumpu pada satu figur, tidak bergantung pada satu panggung, melainkan menyebar ke segala arah. Satu ruas ditekan, ruas lain akan bangkit. Satu suara dibungkam, seribu suara lain akan menyahut.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Solidaritas rimpang” adalah bentuk perlawanan yang tak terpusat, tetapi justru kuat karena jaringannya. Ia hidup di ruang-ruang kecil; di warung kopi, di sawah, di kampus, di jalanan desa, hingga di media sosial. Dari sanalah percakapan tumbuh, saling menguatkan, hingga melahirkan keberanian bersama.

Mungkin elite di atas beranggapan mereka bisa mengendalikan opini, bisa memotong satu saluran aspirasi. Namun sejarah telah berulang kali menunjukkan; ketika rakyat menyebar seperti rimpang, mereka tak mudah dipatahkan.

Solidaritas rimpang adalah pelajaran bahwa demokrasi sejati lahir dari bawah, dari rakyat yang berakar, menyebar, dan tak mengenal kata menyerah. Dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat. Itulah rimpang kekuatan kita. Kekuatan rakyat.

Pada akhirnya, solidaritas rimpang mengingatkan kita bahwa demokrasi tidak tumbuh dari kursi empuk parlemen atau meja rapat penuh kalkulasi, melainkan dari tanah rakyat yang berakar kuat. Dari obrolan sederhana, dari gotong royong yang tulus, hingga dari keberanian melawan ketidakadilan, rimpang itu terus menjalar. Inilah kekuatan sejati bangsa dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat. Sebuah janji yang tak boleh lagi dikhianati.


Catatan Redaksi | Ini bukan bisikan individu, bukan pula teriakan partisan. Ini suara redaksi Insetgalusnews.com, lahir dari akar dan nadi rakyat. Tajuk ini adalah metafora yang dibingkai dalam Kode Etik Jurnalistik dan dilindungi oleh UU Pers, agar demokrasi tetap punya ruang untuk bernapas. Jika ada yang merasa tersindir, mungkin karena rimpang memang menjalar ke mana-mana.

Berita Terkait

Jembatan Darurat Pintu Rime-Pining. Menutup Kekosongan Kebijakan Pasca Bencana. Siapa Yang Berperan?
Kriminal Ramai, Akhlak Sepi
Huntara dan Tanggung Jawab Pelaksana yang Tak Boleh Samar
Ganja Dibasmi, Kemiskinan Dibiarkan? Setelah Dibakar, Lalu Mau Diapain?  
Bencana Hidrometeorologi Aceh-Pengingat Bagi Kamu Aku dan Dia
Bencana Hidro! Alam Berdzikir dan Amanah Diuji
Cermin Retak Perbaikan Jalan Blangkejeren-Kutacane, Negara Diuji di Pegunungan Gayo Lues
Sodara Dari Abdya, Ia Ada Bersama Kita

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 09:36 WIB

Bupati-Wabup Tegaskan Disiplin ASN, Plt Sekda; Kepala SKPK Wajib Awasi dan Evaluasi

Kamis, 26 Maret 2026 - 18:42 WIB

Ketua HWK Apresiasi Kinerja Polres Galus, Soroti Pentingnya Perlindungan Perempuan

Senin, 23 Maret 2026 - 18:04 WIB

Polres Gayo Lues Targetkan Ungkap Kasus Pembunuhan 2×24 Jam

Selasa, 17 Maret 2026 - 19:43 WIB

Pererat Silaturahmi Pengurus, DPD II Partai Golkar Gayo Lues Gelar Buka Puasa Bersama

Rabu, 25 Februari 2026 - 12:46 WIB

Warga Temukan Jasad Membusuk di Sangir, Polisi Lakukan Penyelidikan

Selasa, 24 Februari 2026 - 15:14 WIB

Vendor Sebut Pembangunan Huntara di Pungke Jaya Di Hentikan Tanpa Penjelasan

Senin, 23 Februari 2026 - 20:01 WIB

Mantan Calon Bupati Terlibat, Polres Galus Bongkar Jaringan Ganja Yang Dikendalikan Dari LP

Minggu, 15 Februari 2026 - 21:01 WIB

Progres Pembangunan Huntara Capai 50 Persen, Sejumlah Lokasi Ditarget Rampung Sebelum Ramadhan

Berita Terbaru

Jakaria SHut Praktisi Petani Kopi yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Perumahan & Permukiman Kabupaten Gayo Lues

GAYO LUES

Jakaria S Hut; Tanaman Kopi Dorong Pertumbuhan Ekonomi Warga

Kamis, 23 Apr 2026 - 21:22 WIB

error: Maaf, konten ini dilindungi. silakan hubungi redaksi jika membutuhkan kutipan