ASN Turun Ke Kebun, Jangan Bawa Cangkul Kekantor Ya!

INSET GALUS NEWS

- Redaksi

Jumat, 7 November 2025 - 12:32 WIB

50827 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar ini hanya ilustrasi |doc|inset|

Gambar ini hanya ilustrasi |doc|inset|

Di Gayo Lues, kini bukan cuma petani yang sibuk mencari cangkul, ASN pun mulai dilibatkan. Bedanya, kalau dulu abdi negara lebih akrab dengan tanda tangan dan laptop, sekarang mereka juga bisa dinilai dari seberapa dalam lubang tanamannya di kebun kopi. Ketika pemkab melakukan pendataan ASN pemilik lahan, sebagian mungkin sempat mengira ini rapat tanam perdana antar dinas. Tapi jangan salah, ini bukan lomba mencangkul massal, melainkan cara elegan pemerintah memastikan para abdi negara tidak hanya menanam tanda tangan, tapi juga menanam pohon kopi. Dan tentu saja, menanam teladan bagi masyarakatnya.

TAJUK RENCANA | insetgalusnews.com | Ada yang menarik dari kebijakan terbaru Pemerintah Kabupaten Gayo Lues. Bupati meminta agar seluruh Aparatur Sipil Negara dan tenaga kontrak didata. Bukan untuk urusan gaji dan bukan pula soal pangkat atau tunjangan, melainkan untuk hal yang lebih “membumi”, kepemilikan lahan perkebunan.

Langkah ini terdengar sederhana, tapi sarat makna. Di tengah gempuran birokrasi yang kerap hanya sibuk di ruang ber-AC dan rapat berulang, pemerintah daerah ingin menegaskan pembangunan ekonomi sejati berawal dari tanah, dari kerja tangan, dari cangkul dan peluh di kebun sendiri.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati ingin para ASN tidak sekadar menjadi pelayan publik, tetapi juga pelopor produktivitas. ASN diharapkan tak hanya menandatangani berkas, melainkan turut menanam dan memelihara tanaman di lahan-lahan yang selama ini dibiarkan tidur panjang.

Gerakan pendataan ini bukan sekadar soal data, tetapi tentang mentalitas baru. Sebelum masyarakat digerakkan, para abdi negara harus lebih dulu memberi contoh. Sebab keteladanan, seperti halnya kopi Gayo, tak tumbuh dari ucapan. Ia tumbuh dari proses panjang, dari tanah, dari keringat, dan dari kemauan untuk turun tangan.

Lebih jauh, inisiatif ini selaras dengan cita-cita membangun ekonomi daerah berbasis hasil bumi, terutama kopi, yang telah lama menjadi identitas Gayo Lues. Bila ASN ikut menanam dan merawat kebunnya, maka geliat pertanian akan menjadi gerakan bersama, bukan lagi tugas petani semata, tapi kehormatan seluruh warga negeri Seribu Bukit.

Memang, tidak semua ASN harus pandai mencangkul. Namun kalau semangat bertani bisa menular dari kalangan birokrat yang biasanya sibuk dengan rapat dan laporan, itu pertanda baik, kerja keras sedang naik pangkat menjadi budaya.

Kebijakan ini patut diapresiasi. Ia sederhana tapi menyentuh akar, sebelum pemerintah mengajak rakyat bekerja, biarlah pemerintah lebih dulu memberi teladan, bahkan jika itu berarti menggenggam cangkul dan menanam kopi di kebun sendiri.

Dan tentu saja, pesan humor dari tajuk ini jelas. ASN boleh semangat turun ke kebun, tapi tolong, jangan bawa cangkul ke kantor. Cukup bawa semangatnya saja.


Tajuk | insetgalusnews | ini tidak bermaksud menyarankan ASN meninggalkan kantor untuk menetap di kebun, apalagi menukar laptop dengan cangkul. Namun, jika suatu hari aroma kopi hasil panen ASN tercium di ruang rapat, redaksi tidak bertanggung jawab atas meningkatnya semangat kerja dan menurunnya permintaan kopi sachet.

Berita Terkait

Jembatan Darurat Pintu Rime-Pining. Menutup Kekosongan Kebijakan Pasca Bencana. Siapa Yang Berperan?
Kriminal Ramai, Akhlak Sepi
Huntara dan Tanggung Jawab Pelaksana yang Tak Boleh Samar
Ganja Dibasmi, Kemiskinan Dibiarkan? Setelah Dibakar, Lalu Mau Diapain?  
Bencana Hidrometeorologi Aceh-Pengingat Bagi Kamu Aku dan Dia
Bencana Hidro! Alam Berdzikir dan Amanah Diuji
Cermin Retak Perbaikan Jalan Blangkejeren-Kutacane, Negara Diuji di Pegunungan Gayo Lues
Sodara Dari Abdya, Ia Ada Bersama Kita

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 22:51 WIB

Jalan Blangkejeren-Kutacane Kembali Longsor, Pengguna Jalan Diminta Waspada

Selasa, 16 Juni 2026 - 10:42 WIB

42 Santri Al Bunayya Ikuti Haflah Takrim, Karmilawati Tuntaskan Hafalan 30 Juz

Selasa, 16 Juni 2026 - 09:24 WIB

Peringati Tahun Baru Islam, Santri Bunayya Tampilkan Tari Saman Cilik dan Raih Penghargaan Prestasi

Jumat, 29 Mei 2026 - 11:55 WIB

Petani Resah, Harimau Dilaporkan Berkeliaran di Pegunungan Blang Pegayon

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:29 WIB

Ridwansyah SP, Budaya “Panglo” Kearifan Lokal Menekan Biaya Tanam Kopi

Senin, 25 Mei 2026 - 12:13 WIB

Bantuan Bibit Kopi Pemerintah Picu Kebingungan Petani soal Aturan Hutan Lindung

Selasa, 19 Mei 2026 - 20:01 WIB

Harimau Sumatera Serang Warga di Gayo Lues

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:11 WIB

Kunjungi Gayo Lues, Kapolda Aceh Minta Polisi Perkuat Pelayanan ke Masyarakat

Berita Terbaru

error: Maaf, konten ini dilindungi. silakan hubungi redaksi jika membutuhkan kutipan