Kejagung Serahkan Uang Pengganti Korupsi CPO Rp13,25 Triliun ke Negara

INSET GALUS NEWS

- Redaksi

Selasa, 21 Oktober 2025 - 00:41 WIB

50783 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Fhoto | cut | google |

Fhoto | cut | google |

JAKARTA | insetgalusnews.com | Kejaksaan Agung menyerahkan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp13,25 triliun dalam perkara tindak pidana korupsi pemberian fasilitas ekspor crude palm oil (CPO) dan turunannya. Penyerahan dilakukan di Gedung Utama Kompleks Kejaksaan Agung, Jakarta, Senin (20/10/2025).

Dari total tersebut, Wilmar Group tercatat sebagai penyetor terbesar dengan nilai Rp11,88 triliun, disusul Musim Mas sebesar Rp1,18 triliun, dan Permata Group sebesar Rp186,43 miliar.

“Para terdakwa Wilmar Group dengan total Rp11,88 triliun, Permata Hijau Group Rp186 miliar, dan Musim Mas Rp1,8 triliun. Terdapat selisih pembayaran sekitar Rp4,4 triliun yang akan dibayarkan dengan penundaan melalui skema cicilan,” ujar Jaksa Agung ST Burhanuddin dalam konferensi pers.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Burhanuddin menegaskan agar seluruh perusahaan segera melunasi kekurangan pembayaran tersebut.

“Kami meminta agar mereka tepat waktu. Kami tidak mau hal ini berkepanjangan, sehingga kerugian negara bisa segera kami kembalikan,” tegasnya.

Ketiga grup perusahaan tersebut sebelumnya diputus bersalah dalam perkara korupsi pemberian fasilitas ekspor minyak sawit mentah dan produk turunannya. Dalam putusan pengadilan, Wilmar Group diwajibkan membayar uang pengganti senilai Rp11,88 triliun, yang terdiri atas keuntungan tidak sah Rp1,69 triliun, kerugian keuangan negara Rp1,65 triliun, dan kerugian sektor usaha serta rumah tangga Rp8,52 triliun.

Pada kesempatan yang sama, Presiden Prabowo Subianto menyatakan uang rampasan negara tersebut akan dimanfaatkan untuk memperbaiki fasilitas publik, terutama renovasi sekolah dan pembangunan kampung nelayan.

“Rp13 triliun ini bisa digunakan untuk memperbaiki dan merenovasi lebih dari 8.000 sekolah. Kalau satu kampung nelayan kita anggarkan Rp22 miliar, maka dana ini bisa membangun banyak kampung nelayan yang selama 80 tahun Republik berdiri belum mendapat perhatian,” kata Prabowo.

Penyerahan uang pengganti secara simbolis dilakukan oleh Jaksa Agung ST Burhanuddin kepada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, disaksikan langsung oleh Presiden Prabowo di Gedung Kejaksaan Agung.

Redaksi | insetgalusnews | CNBC |

Berita Terkait

Ketua DPRK Gayo Lues Raih Penghargaan Internasional di Bali
Empat Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS
Presiden Prabowo Terima Delegasi Pakistan, Perkuat Kemitraan Strategis
Skandal Importasi di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang
Presiden Tegaskan Dukungan Palestina, Bahas Pengiriman Pasukan Perdamaian dengan Ormas Islam
Gencatan Senjata Dilanggar, Indonesia Kecam Serangan Israel ke Gaza
BMKG; Bibit Siklon 98P Pengaruhi Cuaca, Sejumlah Wilayah Indonesia Berpotensi Hujan Lebat
Noel Peringatkan Menkeu Purbaya soal Potensi Kriminalisasi

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 09:36 WIB

Bupati-Wabup Tegaskan Disiplin ASN, Plt Sekda; Kepala SKPK Wajib Awasi dan Evaluasi

Kamis, 26 Maret 2026 - 18:42 WIB

Ketua HWK Apresiasi Kinerja Polres Galus, Soroti Pentingnya Perlindungan Perempuan

Senin, 23 Maret 2026 - 18:04 WIB

Polres Gayo Lues Targetkan Ungkap Kasus Pembunuhan 2×24 Jam

Selasa, 17 Maret 2026 - 19:43 WIB

Pererat Silaturahmi Pengurus, DPD II Partai Golkar Gayo Lues Gelar Buka Puasa Bersama

Rabu, 25 Februari 2026 - 12:46 WIB

Warga Temukan Jasad Membusuk di Sangir, Polisi Lakukan Penyelidikan

Selasa, 24 Februari 2026 - 15:14 WIB

Vendor Sebut Pembangunan Huntara di Pungke Jaya Di Hentikan Tanpa Penjelasan

Senin, 23 Februari 2026 - 20:01 WIB

Mantan Calon Bupati Terlibat, Polres Galus Bongkar Jaringan Ganja Yang Dikendalikan Dari LP

Minggu, 15 Februari 2026 - 21:01 WIB

Progres Pembangunan Huntara Capai 50 Persen, Sejumlah Lokasi Ditarget Rampung Sebelum Ramadhan

Berita Terbaru

Jakaria SHut Praktisi Petani Kopi yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Perumahan & Permukiman Kabupaten Gayo Lues

GAYO LUES

Jakaria S Hut; Tanaman Kopi Dorong Pertumbuhan Ekonomi Warga

Kamis, 23 Apr 2026 - 21:22 WIB

error: Maaf, konten ini dilindungi. silakan hubungi redaksi jika membutuhkan kutipan