Ketegangan Iran – Amerika Memuncak

INSET GALUS NEWS

- Redaksi

Senin, 23 Juni 2025 - 01:23 WIB

50410 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IRAN | insetgalusnews | Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat kian memuncak. Dalam laporan eksklusif yang dirilis oleh Mehr News Agency, media resmi yang dekat dengan pemerintah Iran, disebutkan bahwa setiap warga negara Amerika Serikat kini dianggap sebagai target sah oleh Iran-baik personel militer maupun warga sipil.
Pernyataan itu muncul setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa pihaknya telah melancarkan serangan udara ke tiga fasilitas nuklir utama Iran-Fordow, Natanz, dan Isfahan – pada Sabtu malam waktu Teheran.
Washington mengklaim serangan tersebut sebagai langkah preventif untuk membatasi pengayaan uranium yang dinilai melanggar batas perjanjian internasional.
Namun, Iran menanggapi aksi militer itu dengan sikap keras. Dalam laporan berbahasa Persia yang diterbitkan oleh Mehr News, Iran menegaskan bahwa “warga Amerika, tanpa kecuali, kini termasuk dalam daftar target sah Republik Islam Iran.” Pernyataan ini memicu kekhawatiran akan potensi serangan balasan terhadap warga AS di berbagai negara, khususnya di kawasan Timur Tengah.
“Jika Amerika memilih jalur konfrontasi terbuka, maka tidak akan ada tempat yang aman bagi warga mereka di wilayah ini,” tulis Mehr News dalam artikelnya yang juga memuat kutipan dari sejumlah tokoh militer dan analis kebijakan luar negeri Iran.
Serangan AS dipicu oleh dugaan bahwa Iran tengah memulihkan aktivitas nuklirnya untuk keperluan militer. Di sisi lain, Iran menyebut serangan itu sebagai pelanggaran berat terhadap kedaulatan, hukum internasional, dan Piagam PBB. Pemerintah Iran juga menilai aksi tersebut sebagai bentuk agresi terbuka yang “tidak akan dibiarkan begitu saja.”
Pernyataan dari Mehr News dikhawatirkan akan meningkatkan ancaman terhadap warga sipil Amerika di luar negeri. Beberapa negara telah meningkatkan status keamanan di kedutaan AS, dan analis memperkirakan eskalasi lebih lanjut tidak dapat dihindari jika tidak ada mediasi internasional yang segera dilakukan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pemerintah Amerika Serikat terkait pernyataan kontroversial dari media Iran tersebut.

Insetgalusnews | MehrNewsAgency

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berita Terkait

Shakira Kembali Jadi Pelantun Lagu Resmi Piala Dunia 2026
Trump Klaim Pilot Jet Tempur AS Selamat Usai Jatuh di Iran, Teheran Sebut Tembak Jatuh Sejumlah Pesawat
Puluhan Ribu Warga Iran Salat Idul Fitri di Mashhad di Tengah Ketegangan Militer
Iran Umumkan Larangan Pelayaran di Selat Hormus, Ketegangan Kawasan Timur Tengah Meningkat
Gelombang Panas Ekstrem Landa Cina, Suhu Capai Lebih dari 70 Derajat Celsius
Baku Tembak Thailand-Kamboja di Segitiga Zamrud, Ribuan Warga Mengungsi
Baku Tembak Thailand-Kamboja, Warga Surin Mengungsi di Bangker
Tiga Situs Khmer Merah Ditetapkan sebagai Warisan Dunia, Kamboja Rayakan Transformasi dari Duka ke Damai

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 22:51 WIB

Jalan Blangkejeren-Kutacane Kembali Longsor, Pengguna Jalan Diminta Waspada

Selasa, 16 Juni 2026 - 10:42 WIB

42 Santri Al Bunayya Ikuti Haflah Takrim, Karmilawati Tuntaskan Hafalan 30 Juz

Selasa, 16 Juni 2026 - 09:24 WIB

Peringati Tahun Baru Islam, Santri Bunayya Tampilkan Tari Saman Cilik dan Raih Penghargaan Prestasi

Jumat, 29 Mei 2026 - 11:55 WIB

Petani Resah, Harimau Dilaporkan Berkeliaran di Pegunungan Blang Pegayon

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:29 WIB

Ridwansyah SP, Budaya “Panglo” Kearifan Lokal Menekan Biaya Tanam Kopi

Senin, 25 Mei 2026 - 12:13 WIB

Bantuan Bibit Kopi Pemerintah Picu Kebingungan Petani soal Aturan Hutan Lindung

Selasa, 19 Mei 2026 - 20:01 WIB

Harimau Sumatera Serang Warga di Gayo Lues

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:11 WIB

Kunjungi Gayo Lues, Kapolda Aceh Minta Polisi Perkuat Pelayanan ke Masyarakat

Berita Terbaru

error: Maaf, konten ini dilindungi. silakan hubungi redaksi jika membutuhkan kutipan