SK, Kopi Pagi, dan Disiplin ASN

INSET GALUS NEWS

- Redaksi

Senin, 3 November 2025 - 12:16 WIB

50385 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Di Gayo Lues, Senin pagi itu, halaman Kantor Bupati mendadak berubah seperti panggung wisuda. Bedanya, yang dibagikan bukan toga, tapi SK PPPK. Senyum merekah di wajah ratusan pegawai baru, meski dalam hati sebagian mungkin masih bingung “Setelah ini, apa masih boleh ngopi santai jam kerja?”

TAJUK RENCANA | insetgalusnews.com | Begitulah suasana khas setiap kali ada pengangkatan ASN atau PPPK. Penuh haru, bangga, dan… sedikit panik. Sebab di balik selembar SK itu, terselip tanggung jawab yang jauh lebih berat daripada sekadar tanda tangan di absensi pagi.

Bupati Gayo Lues sudah mengingatkan dengan tegas, jangan sampai baru sebulan menjabat, sudah “viral” karena urusan yang bukan kerja. Dunia digital memang tak kenal ampun, satu unggahan iseng bisa lebih cepat beredar daripada surat edaran resmi.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menjadi aparatur bukan sekadar punya gaji tetap atau akses ke grup WhatsApp kantor. Itu soal tanggung jawab publik, soal bagaimana wajah birokrasi dilihat masyarakat. Karena di mata warga, setiap ASN adalah etalase negara, kalau kacanya buram, citranya ikut kusam.

Kita boleh bercanda, boleh tertawa, tapi jangan sampai melupakan makna serius dari pengabdian. Semoga 500 PPPK baru ini tak hanya rajin datang apel pagi, tapi juga hadir dalam hati masyarakat lewat pelayanan yang tulus.

Dan soal kopi pagi itu? Tak masalah, asal diseduh sebelum jam kerja, bukan saat antre warga sudah mengular di depan meja pelayanan.


TAJUK | insetgalusnews | ini ditulis dengan gaya humor untuk menghibur sekaligus mengingatkan, tanpa bermaksud menyinggung pihak mana pun.

Berita Terkait

Jembatan Darurat Pintu Rime-Pining. Menutup Kekosongan Kebijakan Pasca Bencana. Siapa Yang Berperan?
Kriminal Ramai, Akhlak Sepi
Huntara dan Tanggung Jawab Pelaksana yang Tak Boleh Samar
Ganja Dibasmi, Kemiskinan Dibiarkan? Setelah Dibakar, Lalu Mau Diapain?  
Bencana Hidrometeorologi Aceh-Pengingat Bagi Kamu Aku dan Dia
Bencana Hidro! Alam Berdzikir dan Amanah Diuji
Cermin Retak Perbaikan Jalan Blangkejeren-Kutacane, Negara Diuji di Pegunungan Gayo Lues
Sodara Dari Abdya, Ia Ada Bersama Kita

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 22:51 WIB

Jalan Blangkejeren-Kutacane Kembali Longsor, Pengguna Jalan Diminta Waspada

Selasa, 16 Juni 2026 - 10:42 WIB

42 Santri Al Bunayya Ikuti Haflah Takrim, Karmilawati Tuntaskan Hafalan 30 Juz

Selasa, 16 Juni 2026 - 09:24 WIB

Peringati Tahun Baru Islam, Santri Bunayya Tampilkan Tari Saman Cilik dan Raih Penghargaan Prestasi

Jumat, 29 Mei 2026 - 11:55 WIB

Petani Resah, Harimau Dilaporkan Berkeliaran di Pegunungan Blang Pegayon

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:29 WIB

Ridwansyah SP, Budaya “Panglo” Kearifan Lokal Menekan Biaya Tanam Kopi

Senin, 25 Mei 2026 - 12:13 WIB

Bantuan Bibit Kopi Pemerintah Picu Kebingungan Petani soal Aturan Hutan Lindung

Selasa, 19 Mei 2026 - 20:01 WIB

Harimau Sumatera Serang Warga di Gayo Lues

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:11 WIB

Kunjungi Gayo Lues, Kapolda Aceh Minta Polisi Perkuat Pelayanan ke Masyarakat

Berita Terbaru

error: Maaf, konten ini dilindungi. silakan hubungi redaksi jika membutuhkan kutipan