Pasca Kericuhan, Situasi Mako Brimob Jakarta Timur Kondusif

INSET GALUS NEWS

- Redaksi

Jumat, 29 Agustus 2025 - 16:36 WIB

50279 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | Insetgalusnews.com | Situasi di kawasan Markas Komando (Mako) Brimob, Kwitang, Jakarta Timur, Jumat (29/8) menjelang Salat Jumat, terpantau kondusif setelah sempat terjadi kericuhan pada malam sebelumnya. Kondisi tenang ini merupakan hasil pengamanan intensif TNI Angkatan Darat dan Angkatan Laut dengan dukungan warga sekitar.

Kericuhan pecah Kamis (28/8) malam ketika massa demonstran membakar sembilan mobil milik anggota Brimob yang terparkir di sekitar Mako Brimob. Pos polisi di bawah flyover Pasar Senen juga dirusak massa. Aksi tersebut dipicu tuntutan transparansi hukum terkait dugaan keterlibatan personel Brimob dalam kematian seorang pengemudi ojek online.

Puing-puing kendaraan yang hangus masih memenuhi ruas jalan hingga Jumat pagi. Sejumlah kendaraan TNI dikerahkan untuk mengevakuasi sisa-sisa kebakaran, sementara akses jalan dari arah Tugu Tani menuju Senen ditutup total.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ratusan massa ojek online dan warga bertahan di sekitar Mako Brimob menunggu proses audiensi. Pertemuan itu dimediasi TNI untuk mencegah situasi semakin memanas. Kericuhan sempat mereda setelah TNI menenangkan massa yang sebelumnya saling lempar petasan dan terkena gas air mata.

Audiensi berlangsung sekitar 30 – 45 menit dengan menghadirkan perwakilan masyarakat, pihak Brimob, dan TNI sebagai mediator. Kesepakatan awal tercapai bahwa massa diperbolehkan berdialog, lalu mundur secara teratur dari lokasi. Hingga berita ini diturunkan, pimpinan Brimob belum hadir di lokasi dan dijadwalkan bertemu DPR guna membahas insiden tersebut.

Sembilan kendaraan yang terbakar dipastikan milik anggota Brimob. Tiga di antaranya masih berada di lokasi dalam kondisi rusak parah. Menurut saksi, seluruh kendaraan adalah milik polisi, bukan demonstran.

Sementara itu, sedikitnya tujuh orang masih ditahan di Mako Brimob. Namun, belum ada kepastian apakah mereka berasal dari aksi 25 Agustus, 28 Agustus, atau dari kelompok lain yang diamankan beberapa hari terakhir.

Kericuhan ini dipicu dugaan keterlibatan anggota Brimob dalam kematian seorang driver ojek online. Massa menuntut transparansi proses hukum serta pembebasan rekan mereka yang ditahan. TNI menegaskan perannya sebagai mediator dan penjamin keamanan agar situasi tetap terkendali.

Redaksi | insetgalusnews | Nusantara TV

Berita Terkait

Kejagung Tetapkan Ketua Yayasan IFSR sebagai Tersangka Baru Kasus Dugaan Korupsi Program MBG
Investor China Keluhkan Regulasi dan Birokrasi, Apindo Desak Pemerintah Benahi Kepastian Usaha
Ketua DPRK Gayo Lues Raih Penghargaan Internasional di Bali
Empat Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS
Presiden Prabowo Terima Delegasi Pakistan, Perkuat Kemitraan Strategis
Skandal Importasi di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang
Presiden Tegaskan Dukungan Palestina, Bahas Pengiriman Pasukan Perdamaian dengan Ormas Islam
Gencatan Senjata Dilanggar, Indonesia Kecam Serangan Israel ke Gaza

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 22:51 WIB

Jalan Blangkejeren-Kutacane Kembali Longsor, Pengguna Jalan Diminta Waspada

Selasa, 16 Juni 2026 - 10:42 WIB

42 Santri Al Bunayya Ikuti Haflah Takrim, Karmilawati Tuntaskan Hafalan 30 Juz

Selasa, 16 Juni 2026 - 09:24 WIB

Peringati Tahun Baru Islam, Santri Bunayya Tampilkan Tari Saman Cilik dan Raih Penghargaan Prestasi

Jumat, 29 Mei 2026 - 11:55 WIB

Petani Resah, Harimau Dilaporkan Berkeliaran di Pegunungan Blang Pegayon

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:29 WIB

Ridwansyah SP, Budaya “Panglo” Kearifan Lokal Menekan Biaya Tanam Kopi

Senin, 25 Mei 2026 - 12:13 WIB

Bantuan Bibit Kopi Pemerintah Picu Kebingungan Petani soal Aturan Hutan Lindung

Selasa, 19 Mei 2026 - 20:01 WIB

Harimau Sumatera Serang Warga di Gayo Lues

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:11 WIB

Kunjungi Gayo Lues, Kapolda Aceh Minta Polisi Perkuat Pelayanan ke Masyarakat

Berita Terbaru

error: Maaf, konten ini dilindungi. silakan hubungi redaksi jika membutuhkan kutipan