Muhammadiyah Serukan Dialog dan Kedamaian di Tengah Aksi Massa Jakarta

INSET GALUS NEWS

- Redaksi

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 15:39 WIB

50922 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | insetgalusnews.com | Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyerukan dialog dan penghentian segala bentuk kekerasan menyusul aksi massa di Jakarta dan sejumlah daerah yang berujung kerusuhan. Organisasi Islam terbesar kedua di Indonesia itu menekankan pentingnya menjaga persatuan bangsa serta mencari solusi melalui musyawarah.

Dalam pernyataan resmi bernomor 20/PER/I.01/2025, Muhammadiyah menyampaikan duka cita atas meninggalnya Affan Kurniawan, pengemudi ojek online yang tewas dalam aksi unjuk rasa di Jakarta pada Kamis malam (28/8). Muhammadiyah mendoakan agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarganya diberi kesabaran serta keadilan.

Muhammadiyah juga mengungkapkan empati kepada korban luka serta pengemudi ojek online yang menuntut keadilan. Organisasi ini menegaskan bahwa aparat keamanan harus mengutamakan pendekatan persuasif, dialog, serta cara non-kekerasan dalam mengayomi masyarakat.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, Muhammadiyah memberikan dukungan terhadap komitmen Kapolri untuk mengusut tuntas peristiwa meninggalnya Affan akibat dugaan tindakan berlebihan aparat. “Publik membutuhkan keteladanan para pemimpinnya,” tegas Muhammadiyah, seraya mengingatkan para elite politik dan pejabat negara untuk lebih sensitif terhadap aspirasi masyarakat.

Organisasi yang didirikan KH Ahmad Dahlan tersebut juga mengimbau masyarakat, khususnya peserta aksi, agar tetap tertib, tidak terprovokasi isu destruktif, dan bijak menyikapi informasi, terutama yang bersumber dari media sosial tanpa kejelasan.

Lebih jauh, Muhammadiyah menyatakan kepercayaan terhadap komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam mendengar aspirasi publik dan berpihak pada masyarakat kecil melalui perbaikan di berbagai sektor.

Dalam penutup pernyataannya, Muhammadiyah mengajak seluruh komponen bangsa menjaga stabilitas nasional dan kondisi positif kedamaian yang telah dimiliki Indonesia.

“Negeri ini memerlukan solidaritas dan persatuan yang kokoh di tengah situasi dunia yang dinamis dan penuh ketidakpastian,” demikian bunyi pernyataan Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

Redaksi | insetgalusnews

Berita Terkait

Kejagung Tetapkan Ketua Yayasan IFSR sebagai Tersangka Baru Kasus Dugaan Korupsi Program MBG
Investor China Keluhkan Regulasi dan Birokrasi, Apindo Desak Pemerintah Benahi Kepastian Usaha
Ketua DPRK Gayo Lues Raih Penghargaan Internasional di Bali
Empat Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS
Presiden Prabowo Terima Delegasi Pakistan, Perkuat Kemitraan Strategis
Skandal Importasi di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang
Presiden Tegaskan Dukungan Palestina, Bahas Pengiriman Pasukan Perdamaian dengan Ormas Islam
Gencatan Senjata Dilanggar, Indonesia Kecam Serangan Israel ke Gaza

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 22:51 WIB

Jalan Blangkejeren-Kutacane Kembali Longsor, Pengguna Jalan Diminta Waspada

Selasa, 16 Juni 2026 - 10:42 WIB

42 Santri Al Bunayya Ikuti Haflah Takrim, Karmilawati Tuntaskan Hafalan 30 Juz

Selasa, 16 Juni 2026 - 09:24 WIB

Peringati Tahun Baru Islam, Santri Bunayya Tampilkan Tari Saman Cilik dan Raih Penghargaan Prestasi

Jumat, 29 Mei 2026 - 11:55 WIB

Petani Resah, Harimau Dilaporkan Berkeliaran di Pegunungan Blang Pegayon

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:29 WIB

Ridwansyah SP, Budaya “Panglo” Kearifan Lokal Menekan Biaya Tanam Kopi

Senin, 25 Mei 2026 - 12:13 WIB

Bantuan Bibit Kopi Pemerintah Picu Kebingungan Petani soal Aturan Hutan Lindung

Selasa, 19 Mei 2026 - 20:01 WIB

Harimau Sumatera Serang Warga di Gayo Lues

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:11 WIB

Kunjungi Gayo Lues, Kapolda Aceh Minta Polisi Perkuat Pelayanan ke Masyarakat

Berita Terbaru

error: Maaf, konten ini dilindungi. silakan hubungi redaksi jika membutuhkan kutipan